Kenapa bisa terjadi? Hal ini disebabkan karena Windows 7 yang lama (sebelum diinstall ulang) belum terhapus secara sempurna dan masih menyisakan file boot. Walaupun tentu Windows 7 lama tersebut tidak bisa digunakan lagi. Tentunya ini mengganggu kita saat menyalakan PC harus dengan memilih salah satu Windows 7 tersebut. Lalu bagaimanakah solusinya?
Berikut langkah-langkah penanganannya:
- Buka CMD melalui Start menu atau Run (tombol Windows + R) dan ketikkan bcdedit lalu tekan Enter.
- Di situ terlihat ada dua Windows Boot Loader yang pertama adalah Windows yang sedang kita gunakan device nya adalah partition=C: dan yang kedua adalah Windows lama dengan device unknow yang harus kita hapus pada langkah berikutnya.
- Cara menghapusnya adalah dengan perintah bcdedit/delete {identifier Windows yang dihapus} Jika terlalu repot menulis kode identifier, cukup lakukan klik kanan pada layar CMD lalu pilih Mark, lakukan seleksi/sorot kode identifier, dan lakukan Copy dengan langsung menekan Enter. Kemudian klik kanan dan Paste setelah kode bcdedit/delete.
- Jika muncul pesan The operation completed successfully itu tandanya berhasil. Silahkan cek dan lakukan Restart PC!
.png)
By
Januari 06, 2016



setelah di hapus apakah partisi yang baru akan menambah?soalnya yg baru local disk c nya hanya 90 gb
BalasHapusDengan dihapusnya file boot tersebut, maka kapasitas hardisk otomatis bertambah. :) Terima kasih sudah berkunjung. Mohon ma'af baru bisa membalas.
Hapus